headline photo

Selasa, 05 Januari 2016

Memilih Jenis Hijab Sesuai Kebutuhan

Seorang muslimah haruslah menggunakan hijab setelah masa akil baligh atau dewasa. Tentulah keajiban ini harus dilakukan mengingat wanita adalah makhluk yang indah sebagaimana seorang muslimah di ibaratkan adalah perhiasan dunia. Wanita solehah adalah wanita yang bisa menjaga kehormatannya. Maka dari itu, wanita harus bisa menjaga dirinya dan juga martabatnya.

Muslimah satu dengan muslimah yang lain memiliki jenis kebutuhan hijab dan jilbab yang berbeda. Hal ini diakibatkan selera dan juga kebutuhan orang selalu berbeda beda. Hijab Elzatta sebagai brand hijab Indonesia yang bergerak di bidang fashion hijab yang dikenal masyarakat selalu menyediakan berbagai model hijab sesuai keinginan para muslimah. Tentu ini menjadi angin segar bagi muslimah yang ingin tampil tetap elegan dan juga menawan tak ketinggalan zaman.

Scarf kini juga menjadi pilihan wanita muslimah untuk berhijab. Ima scarf sebagai salah satu jenis scarf yang sedang hits di Indonesia. Pada intinya industry hijab akan selalu berkembang. Lalu bagaimana memilih hijab sesuai kebutuhan? Tentu saja kebutuhan orang selalu berbeda, maka dari itu sudah barang pasti hijab atau jilbab seperti kerudung segiempat, hijab segiempat akan digunakan dalam situasi dan kondisi yang berbeda beda. Langsung saja kita simak ulasan tentang cara memilih hijab sesuai konteks dan tentunya cocok untuk anda para hijabers cantik:

1. Kuliah

Untuk para hijabers yang usia kuliah tentu sedang gencar gencarnya berfashion dan berhijab yang trendi. Maka dari itu bisa dapat menggunakan hijab ima scarf, motif, atau kerudung paris. Pokoknya untuk usia kuliahan cocok saja memakai hijab apapun. Lebih baik memakai hijab yang dikenakan anak usia kuliah yang santai dan sederhana.

2. Undangan Pernikahan

Untuk undangan pernikahan, ada baiknya hijabers untuk menggunakan hijab yang sedikit brbentuk atau dikreasikan.hal ini akan menambah kesan elegan dan glamor. Untuk itu, para hijabers dapat memilih satin atau hijab yang bisa dikreasikan terlihat sempurna. Saat undangan pernikahan, tentu kita dapat menggunakan hijab yang sedikit tampil beda dari hari biasanya.

3. Piknik

Saat berwisata ada baiknya untuk memakai hijab yang simple dan cerah. Hal ini karena saat piknik kita akan bersenang-senang. Maka dari itu, kita harus berusaha untuk tak terlalu ribet dengan hijab yang kita kenakan. Hijab yang digunakan juga harus bisa mewakili perasaan kita, misalnya kita bisa mengenakan hijab yang cerah dan ceria. Maka dari itu tak ada salahnya untuk tetap memperhatikan kenyamanan. Kalau tak nyaman maka saat kita berpiknik juga tak nyaman saat melakukan aktivitas. Jangan sampai salah hijab dan mengganggu aktivitas berpiknik kita.

4. Kerja

Untuk kegiatan formal seperti kerja, ada baiknya untuk mengenakan pakaian yang formal. Maka dari hijabnya juga harus menyesuaikan pakaian formal. Pilih warna yang senada dan juga cocok untuk kerja. Jangan memilih hijab atau jilbab yang norak dan terkesan ndeso. Hal ini akan membuat pemikiran orang lain juga berbeda dengan kita. Kerja itu adalah saat kita berinteraksi dengan orang lain sebagai partner , maka sebisa mungkin cara berhijab dan pakaian kita harus bersih, rapi, dan sedap dipandang. 

Demikian tips memilih hijab sesuai dengan situasi dan kondisi. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua dan jangan jadikan hijab sebagai belenggu. Namun hijab pada hakikatnya adalah salah satu pintu surga yang dapat kita lewati. Maka ada baiknya para muslimah berhijab sesuai syariat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar